Bab 1 ini dimulai dengan memperkenalkan Filosofi dan makna yang terjadi di alam semesta dan universe lain dapat berlaku
1.1. Argumentasi Dasar
Apa itu filsuf?:Filsuf merupakan ahli pikir atau orang yang secara aktif berpikir kritis, mendalam, dan radikal (sampai ke akar) untuk menjawab pertanyaan mendasar tentang kehidupan, realitas, moral, dan pengetahuan. lalu apa yang harus saya cari? ialah kebijaksanaan (philosophia) dengan refleksi rasional, sering kali meragukan pandangan umum untuk menemukan kebenaran sejati keingintauan terkadang dianggap tidak rasional di pandangan orang awan dan umum.
1.1.1. Ciri² dan Peran Filsuf
- Berpikir Kritis & Sistematis
Menggunakan logika dan rasionalitas untuk menganalisis masalah kompleks, bukan sekadar opini.
- Pencinta Kebijaksanaan
Memiliki rasa ingin tahu mendalam dan hasrat untuk memahami hakikat segala sesuatu.
- Reflektif
Mampu merenungkan pengalaman dan memahami diri sendiri untuk mendapatkan pandangan yang bijak.
- Penyedia Panduan Etis
Mengembangkan teori untuk menjawab tantangan etika dan kehidupan sehari-hari.
- Objektif
Berusaha melepaskan diri dari prasangka atau pandangan pendahulu demi kebenaran.
1.1.2. Perbedaan Dasar
Filsuf: Orang yang melakukan studi/pemikiran filosofis.
Filsafat: Ilmu atau studi tentang kebijaksanaan itu sendiri. Secara ringkas,
filsuf adalah seseorang yang memanfaatkan akal budi secara maksimal untuk merenungkan makna mendalam di balik realitas fisik dan kemanusiaan.
filsuf atau dalam bahasa yunani kuno disebut philosophia, yang berarti “cinta akan kebijaksanaan”
(philo: cinta, sophia: kebijaksanaan), atau yang lebih dikenal sebagai filsafat(aku menggunakan keduanya filsuf sebagai subjeknya filsafat sebagai objeknya dan menjadi berfilsafat.
Filsafat muncul untuk menggantikan mitologi/dongeng dengan pemikiran rasional dan kritis.
